Gerakan Indonesia Bermain, Terapi Bermain Anak Berkebutuhan Khusus

0

SETIAP anak itu spesial. Punya gaya dan cara sendiri dalam bermain dan belajar. Tak perlu disamakan dengan anak-anak lain. Orang tua dan guru lah yang mesti menyesuaikan agar potesi anak bisa berkembang maksimal.

SEBAGIAN dari mereka berteriak dan bermain semaunya sendiri. Melompat, berguling, berlari-lari dan bernyanyi. Aktif menjajal semua permainan dari tanah liat, cat air, slime, menari, boneka jari, menggambar, sampai potong-potong kertas. Agak susah diatur. Namun ada juga yang menurut saat diajak bermain namun mereka pasif. Diam, bahkan saat ditanya nama dan usianya. Tak satupun kata keluar dari mulut kecilnya.

Gerakan Indonesia Bermain, Terapi Bermain Anak Berkebutuhan Khusus
Gerakan Indonesia Bermain, Terapi Bermain Anak Berkebutuhan Khusus

Siapapun yang berinteraksi dengan mereka, jangan pernah memberi label bandel atau bodoh. Mereka adalah anak-anak berkebutuhan khusus (ABK) yang butuh penanganan khusus pula. Anak berkebutuhan khusus bukan hanya yang memiliki keterbatasan fisik, namun mereka juga yang hiperaktif maupun pendiam.

Ajaklah mereka bergabung dengan Gerakan Indonesia Bermain (GIB) Jawa Tengah. Gerakan ini melibatkan sejumlah komunitas peduli pada anak-anak berkebutuhan khusus, diantaranya seperti Hope Worldwide Indonesia, Creative Art Mind and Play House of Hope, Dolphin Sociogroup, serta Difable Community.

Gerakan Indonesia Bermain (GIB) Jawa Tengah
Gerakan Indonesia Bermain (GIB) Jawa Tengah

Perwakilan GIB Jateng, Gracia Setiawati menjelaskan GIB ini sudah ada di sejumlah kota tapi baru kali ini di Jawa Tengah. Pihaknya ingin memberikan pengetahuan pada orang tua dan masyarakat tentang pentingnya bermain bersama. Tujuannya mengembangkan potensi anak

Acara itu diselenggarakan di di halaman kantor Creative Art Mind and Play House of Hope Semarang, Minggu (5/8/2018).

mengembangkan potensi anak
mengembangkan potensi anak

Dalam bermain memang ada permainan tradisional. Tapi tak semua permainan diberikan pada anak. Disesuaikan dengan tujuannya. Salah satu kasus yang dihadapi, ada anak yang sangat pendiam. Pulang sekolah diam dan enggan menceritakan kegiatannya di sekolah. Raut wajahnya juga sering murung.

Dalam bermain memang ada permainan tradisional.
Dalam bermain memang ada permainan tradisional.

Saat bergabung di GIB, sejumlah terapis yang mengetahui latar belakang si anak, mengajaknya bermain clay dan slime. Si anak membentuk benda tak beraturan dan cenderung kasar. Rupanya ia menuangkan rasa sedih dan emosinya. Anak tak bisa menyampaikan secara lisan tapi dengan caranya sendiri. Bisa jadi dia di bully di sekolahnya dan ia tidak tahu bagaimana cara menghadapinya.

Baca juga:  Jangan Memaksa Ulat Melompat
mengetahui latar belakang si anak
mengetahui latar belakang si anak

Setelah mengetahui bagaimana emosi anak, selanjutnya terapis bisa mengarahkan bagaimana cara belajar yang tepat bagi anak. Anak juga diterapi agar bisa berkomunikasi dan bersosialisasi dengan kelurga, teman dan masyarakat.

menumbuh kembangkan potensi anak
menumbuh kembangkan potensi anak

Lalu bagaimana cara bergabung dengan GIB.

Masyarakat bisa datang di Kantor Creative Art Mind and Play House of Hope Semarang Jalan Sultan Agung 63 Semarang yang menjadi Camp Clinic. Pihaknya berusaha tetap gratis terus. Dengan mencari donatur dan CSR dari perusahaan-perusahaan. Karena tujuannya menumbuh kembangkan potensi anak.

Menumbuhkan kreatifitas anak
Menumbuhkan kreatifitas anak

Volunteer Hope Indonesia, Desy Natalia mengatakan sudah tiga tahun fokus membantu pendidikan anak berkebutuhan khusus di Semarang. Ada sekitar 50 anak yang rutin diajak belajar dan bermain bersama. Dari usia PAUD hingga kelas 6 sekolah dasar. Dalam bermain dan belajar, Hope melibatkan komunitas-komunias yang ada di masyarakat. Termasuk siswa SMA dan mahasiswa.

Diantara kegiatan yang diadakan adalah computer training center dan saturday academy. Kegiatan merupakan belajar bersama anak-anak berkebutuhan khusus dan anak-anak yang tidak mampu (secara ekonomi). Kegiatan didukung Camp of Hope. Setiap siswa yang sudah lulus nantinya diajak untuk mengajar juga.

Informasi:

Lokasi Camp Clinic: Kantor Creative Art Mind and Play House of Hope Semarang Jalan Sultan Agung 63 Kota Semarang.

Contact Person: Gracia (081229491888), Desy (087832298501)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.