DeParenting – Warga Yayasan Majlis Tafsir Al Quran (MTA) diminta untuk berhati-hati. Saat ini beredar ajakan berwakaf Al Quran yang mencatut nama MTA.
Ajakan itu beredar luas di media sosial dan dengan terang-terangan mengatasnamakan MTA. Bahkan pihak tak bertanggungjawab tu juga menyebut wakaf Al Quran akan disalurkan Pondok MTA Mojogedang.
Beredar di media sosial, dalam sebuah flyer, terdapat ajakan wakaf Al Quran. Disana juga tertulis
“Peluang amal sholih. Beramal sekali… Pahala mengalir berkali-kali…. Hanya dengan 110.000 sudah bisa wakaf Al Quran akan disalurkan Pondok MTA Mojogedang”.
Dalam flyer tersebut juga terpampang dengan jelas foto Ponpes MTA yang berada di Mojogedang Karanganyar dan sebuah kitab Al Quran. Termasuk nomor kontak untuk konfirmasi, sayangnya nomor telah di blok dan tak bisa terbaca.
Mengetahui hal itu, pihak MTA segera memberikan klarifikasinya. Klarifikasi dari MTA disampaikan melalui akun instagram @majlistafsiralquran pada Selasa 15 Juni 2021.

Akun tersebut mengunggah flyer itu dan menuliskan kalimat peringatan “PENTING! Abaikan ajakan ini!”.
Dalam keteranganya, juga tertulis ”Gerakan waqaf Al-Qur’an diatas bukan berasal dari Yayasan Majlis Tafsir Al-Qur’an Pusat Surakarta maupun Pondok Pesantren MTA Mojogedang Karanganyar DAN TIDAK ADA sangkut pautnya dengan kedua lembaga.”
MTA mengingatkan agar warga MTA maupun simpatisan mengabaikan ajakan tersebut.
”Maka kepada seluruh warga MTA atau simpatisan yang mendapatkan berita tentang gerakan waqaf Al-Qur’an sebagaimana gambar diatas, MOHON UNTUK DIABAIKAN”.
View this post on Instagram









Tinggalkan Balasan