DeParenting.com
  • Login
  • News
  • Artikel
  • Tips
  • Gaya Hidup
  • Homeschooling
  • Ruang Keluarga
No Result
View All Result
  • News
  • Artikel
  • Tips
  • Gaya Hidup
  • Homeschooling
  • Ruang Keluarga
No Result
View All Result
DeParenting.com
No Result
View All Result
Home News

Lebih Takut Kehilangan Rp 50 Ribu Daripada Kena Covid 19

“Saya beberapa kali ikut sosialisasi protokol kesehatan di pasar ya. Kenyataanya, pada tidak pakai masker. Ada juga yang bawa, tapi tidak dipakai.”

Deparenting by Deparenting
17 Oktober 2020
in News
9 0
0
Tazkiyatul Muthmainnah. Foto: Instagram Tazkya_TM.

Tazkiyatul Muthmainnah. Foto: Instagram Tazkya_TM.

7
SHARES
276
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

DeParenting.com – Meski pandemi, banyak warga yang abai pada Covid 19. Coba lihat di pasar, masih banyak yang tak mengenakan masker. Ada yang bawa masker, namun tak dipakai.

Kesadaran akan bahaya Covid 19 masih jauh dari harapan. Padahal sosialisasi telah masif dilakukan. Entah itu di tingkat keluarga, RT, RW hingga tingkatan pemerintahan di atasnya. Sayangnya, sekali lagi hasil belum terlihat maksimal.

RekomendasiBaca

Anggota DPR RI Minta Tes PCR Per Tiga Hari Bagi Pekerja

Anggota DPR RI Minta Batalkan Rencana PPN Sektor Pendidikan

Hoax! Beredar Ajakan Wakaf Palsu Catut Nama MTA

Mereka yang terjaring operasi gabungan penegakan protokol kesehatan pencegahan Covid 19, masih sangat tinggi.

Coba tengok catatan Satpol PP Jateng sebagai pelaksana operasi gabungan penegakan protokol kesehatan pencegahan Covid 19 periode 24 Agustus-12 Oktober 2020. Ada 96.039 orang di Jateng terjaring. Mereka terjaring di tempat-tempat dengan potensi kerumunan, seperti jalan raya, objek wisata, pasar tradisional. Tak mengenakan masker menjadi pelanggaran paling banyak.

Ketua Fatayat NU Jateng yang juga menjabat sebagai anggot DPRD Jateng, Tazkiyatul Muthmainnah tak habis pikir. Cukup susah meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya Covid 19 dan perlu upaya ‘’memaksa’’ mereka menerapkan protokol kesehatan.

Baca juga:  Jo Kawin Bocah, Apaan Sih? Katanya Manjur Setop Perkawinan Anak

“Saya beberapa kali ikut sosialisasi protokol kesehatan di pasar ya. Kenyataanya, pada tidak pakai masker. Ada juga yang bawa, tapi tidak dipakai,” kata wanita yang akrab di sapa Iin ini dalam diskusi melalui aplikasi zoom.

Jika dipetakan, beragam peraturan dan program telah diluncurkan oleh pemerintah mulai April hingga Oktober 2020. Dimulia dari Jogo Tonggo hingga sanksi bagi mereka yang melanggar.

Karena secara riil kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan sulit makai ia sepakat jika penerapan sanksi dilaksanakan.

Apa saja itu? Sesuai kebijakan masing-masing kepala daerah di kabupaten/kota. Ada daerah yang sanksinya penahanan identitas diri, ada yang kerja sosial, ada juga yang denda Rp 20 ribu kemudian meningkat jadi Rp 50 ribu.

“Kalau saya lihat, masyarakat itu takut kehilangan uang Rp 50 ribu daripada sakit atau menulari orang lain. Setidaknya memberikan efek jera. Agar taat protokol kesehatan serta melindungi diri sendiri dan orang lain,” katanya.

Tak kalah penting lagi adalah upaya sosialisasi tetap harus dilakukan namun kali ini bisa menggandeng kaum perempuan. Menurutnya, kaum ibu menjadi promotor yang kuat di lingkungan keluarga. Bisa mengatur dan mengingatkan suami serta anak-anaknya.

Tags: Covid 19headlinekesehatan
Previous Post

Asyiknya… 220 Wisatawan Pertama di Karimunjawa

Next Post

Semarang Sketchwalk, Wadah Kreativitas Pelukis Sketsa

Deparenting

Deparenting

Related Posts

Anggota DPR RI Abdul Wachid. Foto: dpr.go.id
News

Anggota DPR RI Minta Tes PCR Per Tiga Hari Bagi Pekerja

17 Juni 2021
Hal-Hal yang Mesti Diperhatikan Saat Pasang Kawat Gigi. (DeParenting/Pixabay)
Lifestyle

Hal-Hal yang Mesti Diperhatikan Saat Pasang Kawat Gigi

14 Juni 2021
Ilustrasi seleksi CPNS. Foto: jatengprov.go.id
News

Ini Formasi Calon ASN Jateng 2021, Cek Syarat dan Tahapannya

2 Juni 2021
Ilustrasi. (DeParenting/Pixabay)
Ruang Keluarga

Apa Itu Catcalling, Ternyata Dampaknya Mengerikan Bagi Anak Perempuan

17 Mei 2021
Ilustrasi hilang kemampuan penciuman karena Covid 19. (DeParenting/Pixabay)
Ruang Keluarga

Hilang Kemampuan Penciuman Karena Covid 19, Sementara Atau Permanen?

3 Mei 2021
Ilustrasi anak-anak mendengarkan musik. (DeParenting/Pixabay)
Lifestyle

Bolehkah Anak-anak Mendengar Lagu Dewasa? Berikut Penjelasan Psikolog UNS

21 April 2021
Next Post
Aktivitas Semarang Sketchwalk. Foto: Istimewa

Semarang Sketchwalk, Wadah Kreativitas Pelukis Sketsa

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Deparenting
    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.
  • Kata Pengantar
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2021 DeParenting - Berbagi cerita parenting dan home schooling.

No Result
View All Result
  • News
  • Artikel
  • Tips
  • Gaya Hidup
  • Homeschooling
  • Ruang Keluarga

© 2021 DeParenting - Berbagi cerita parenting dan home schooling.

Welcome Back!

Sign In with Facebook
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist