Mengapa Anak Miringkan Kepala Saat melihat ?

0

Menjaga kesehatan mata pada anak merupakan hal yang sangat penting. Sebagai orang tua, wajib untuk melakukan hal tersebut. Agar mata anak tidak rusak karena kebiasaan-kebiasaan buruk yang dilakukannya setiap hari. Anak-anak tidak sama dengan orang dewasa, kesehatan mata mereka masih rentan karena masih dalam proses pertumbuhan sehingga harus benar-benar diwaspadai dan diperhatikan asupan makanannya.
Nah, bagi anda para orang tua harus mewaspadai beberapa hal berikut agar kesehatan mata anak anda tetap terjaga. Sehingga mereka bisa menikmati hidup ini dengan melihat keindahan dunia dan memudahkan mereka dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Gangguan penglihatan pada anak bisa menghambat perkembangannya. Oleh karena itu, dibutuhkan penanganan yang cepat dan tepat. Sebaiknya orang tua lebih memperhatikan kondisi anak dari ujung rambut sampai ujung kuku karena anak usia dini belum bisa mengerti dengan gangguan kesehatan yang dialaminya.

Mengapa Anak Miringkan Kepala Saat melihat ?
Mengapa Anak Miringkan Kepala Saat melihat ?

Mata yang sehat adalah cerminan dari jiwa yang sehat, karena mata mempunyai pengaruh yang sangat penting pada tubuh. Anak-anak merupakan individu yang aktif dan kreatif. Rasa keingintahuan yang tinggi terkadang menuntut untuk bergerak aktif, terkadang mereka tidak memperhatikan bahaya di sekitar terutama bahaya kesehatan yang mengancam mata.
Gangguan-gangguan kelainan pembiasan cahaya sehingga bayangan tidak fokus pada retina mata yang kerap dialami anak usia dini diantaranya adalah kelainan refraksi. Kelainan ini menyebabkan pandangan menjadi kabur. Faktor genetik dan kebiasaan buruk menjadi penyebab kelainan mata ini. Gejala yang sering ditunjukkan penderita ganggaun refraksi adalah kerap menyipitkan mata saat menatap objek dari jarak jauh atau dekat, Gangguan lainnya adalah mata juling. Kondisi mata juling biasanya tidak berada dalam posisi yang sejajar. Kedua gangguan ini jika tidak dapat ditangani maka dapat menyebabkan ambliopia.
Kemudian banyak juga anak-anak yang terkena penyakit ambliopia atau mata malas. Yaitu gangguan penurunan tajam penglihatan akibat tidak sinkronnya penghubung antara di otak dan di mata Gangguan ambliopia disebabkan berbagai faktor yang mengakibatkan otak hanya memproses informasi visual dari satu mata yang dominan atau sehat. Akibatnya, anak mengalami gangguan pada perkembangan penglihatannya. Bahkan anak bisa mengalami penurunan tajam penglihatan secara permanen bila tidak segera ditangani. Waspadalah bila kedua mata anak tidak bergerak bersamaan, anak cenderung memiringkan kepala untuk melihat sesuatu, dan memiliki kelopak mata yang turun.

Baca juga:  Ini Nih Permainan Pengenalan Huruf Pada Anak

Ditulis oleh: dr. Arnila Novitasari Saubig, Sp. M (dokter spesialis mata RS Columbia Asia Semarang)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.