My Name Is Khabib and A Moslem

0
My Name Is Khabib and A Moslem 1
Khabib Nurmagomedov

Namanya Khabib Nurmagomedov. He is Russian dan menjadi muslim pertama pemegang sabuk juara kelas ringan di UFC dan mempertahankannya pada Minggu 7 Oktober 2018. Menganvaskan Conor McGregor dengan kuncian leher di ronde ke-4, Khabib meneguhkan sebagai petarung yang belum terkalahkan dalam 27 pertandingan di octagon.

Sebenarnya rekor kemenangan itu biasa saja. Mengalahkan McGregor juga hal yang biasa sebenarnya. Mengingat orang Irlandia itu juga pernah di kalahkan oleh Nate Diaz. Lagi-lagi dengan kuncian leher. McGregor memang memiliki left hand hook yang mematikan tapi dia sangat-sangat lemah saat bertarung di bawah. Sementara Khabib adalah pegulat yang tentu kuat saat bertarung di bawah.

Bukan hal itu sebenarnya yang membuat Khabib istimewa.

Dilatih ayahnya yang juga pegulat, Abdulmanap, Khabib kecil benar-benar istimewa. Bahkan ia lolos dari porsi latihan berat yang diberikan yakni bertarung melawan beruang. Ini bukan kiasan, melainkan beruang sungguhan.

Namun kemunculan Khabib di UFC masih di pandang sebelah mata. Banyak yang mencibir dan mengatakan kemenangannya karena memperoleh lawan mudah. Ia baru mulai mencuri perhatian dunia saat mengandaskan petarung-petarung hebat macam mantan juara UFC kelas ringan Rafael dos Anjos, dan Michael Johnson (petinju) dengan teknik kimura.

Yang paling menyita perhatian tentu saja saat menyebut Conor McGregor adalah lawan termudah di kelas ringan. Ia terlihat jengkel saat itu karena McGregor dianggap sebagai petarung besar dan di sisi lain ia tak kunjung memperoleh kesmepatan bertarung melawannya. Publik semakin mengenal Khabib saat McGregor menyerang bus yang berisikan tim Khabib. Gara-gara inilah sabuk McGregor dicopot dan diperoleh Khabib setelah mengalahkan Al Iaquinta.

Keistimewaan Khabib terletak pada ucapan dan sopan santunnya. Hapir semua petarung UFC terbilang bermulut besar. Dibanding petarung UFC lain, jelas Khabib adalah yang tersopan. Sedikit bicara dan saat menang mengatakan semuanya adalah milik Allah. Jika kau bersama Allah maka kemenangan adalah milikmu, suatu saat katanya.

Baca juga:  Temukan Potensi, Tanya Cita-Citanya dan Arahkan

Kebiasaanya bersujud, menengadahkan wajah dan menunjuk ke atas sebagai simbol dakwah bahwa dia bukanlah apa-apa tanpa Allah. Bayangkan ia mengatakan dan melakukan hal itu diantara puluhan ribu nonmuslim. “My Name Is Khabib and A Moslem”. Dakwah yang luar biasa.

Maka ia tak mau meladeni omongan McGregor saat konferensi pers sebelum pertarungan. Bahkan saat McGregor menghinanya dengan menyodori minuman wisky meski sudah tahu Khabib muslim yang taat.

Namun, sikap itu hampir saja hilang. Usai wasit menghentikan pertarungan lawan McGregor, Khabib menuju salah satu sudut octagon. Ia melemparkan pelindung gigi pada Dillon Danis, kawan latihan McGregor. Khabib juga melompati pagar octagon dan menyerang yang bersangkutan.

Saat konferensi pers usai pertarungan, Khabib mengaku tak bisa tinggal diam. Ia menjadi beringas saat agama dan ayahnya dihina seseorang dari luar octagon. Tapi kemudian ia meredakan semuanya dengan meminta maaf.

‘’Ini olahraga terhormat. Ini bukan olahraga mulut. Saya ingin mengubah citra olahraga ini. Anda tidak bisa berbicara mengenai agama dan negara,’’ ujar Khabib.

You Are The Best One.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.