DeParenting – Aplikasi Facebook telah menghapus tombol like. Kalau tidak ada tombol like, terus bagaimana mau mengungkapkan rasa suka pada sebuah unggahan di Facebook ya.
Tombol like yang dihapus Facebook ini memang biasanya digunakan oleh para pengguna untuk menyatakan kesukaannya pada sebuah postingan di laman Facebooknya.
Dalam penjelasan di laman resminya, Facebook membenarkan telah menghapus tombol like tersebut.
Dalam laman resmi tersebut juga memberikan penjelasan dan alasan mengapa tombol like itu dihapus. Padahal menjadi salah satu fitur yang disukai para penggunanya.
Tombol like itu dihapus dari pages atau halaman publik yang biasanya digunakan oleh tokoh publik atau artis.
Head of Public Connections and Monetization, Asad Awan mengatakan facebook pages hanya akan menampilkan followers dan hal ini merupakan fitur baru.
Selain itu memiliki umpan berita atau news feed khusus tempat pengguna dapat bergabung dalam percakapan, berinteraksi dengan rekan kerja, dan terlibat dengan penggemar.
“Kami menghapus Likes dan berfokus pada Followers untuk menyederhanakan cara orang terhubung dengan Pages favorit mereka,” kata Asad Awan dalam laman resmi Facebook sebagaimana dikutip dari Antara News, Kamis 7 Januari 2021.
Sejumlah pembaruan desain ulang Facebook Pages hadir pada antara lain tata letak yang lebih sederhana dan lebih intuitif.
Termasuk news feed khusus untuk menemukan dan bergabung dalam percakapan, mengikuti tren, berinteraksi dengan sesama, dan terlibat dengan penggemar.
Navigasi juga dibuat lebih mudah antara profil pribadi dan pages. Pembaruan tersebut juga memberikan opsi kontrol penuh atau akses parsial kepada admin.
Tidak hanya itu, pembaruan dari desain ulang itu juga membuat notifikasi akan lebih relevan, serta meningkatkan fitur keamanan untuk mendeteksi konten berisi spam dan akun peniru identitas.
“Kami ingin Facebook menjadi tempat yang aman untuk terhubung dengan penggemar, jadi kami telah meningkatkan kemampuan kami untuk mendeteksi aktivitas yang tidak diizinkan di platform kami termasuk perkataan yang mendorong kebencian, konten kekerasan, seksual atau spam, dan peniruan identitas,” ujar Awan.
“Kami terus memperluas visibilitas lencana terverifikasi untuk memudahkan identifikasi postingan dan komentar dari Pages dan profil asli. Komentar Halaman terverifikasi pada postingan publik Page lain, dapat muncul lebih tinggi di bagian komentar dan terlihat di News Feed,” dia menambahkan.
Dengan alasan itu maka facebook menghapus tombol like dari pages atau halaman publik yang biasanya digunakan oleh tokoh publik atau artis.
Sumber: ANTARA











Tinggalkan Balasan