DeParenting.com
  • Login
  • News
  • Artikel
  • Tips
  • Gaya Hidup
  • Homeschooling
  • Ruang Keluarga
No Result
View All Result
  • News
  • Artikel
  • Tips
  • Gaya Hidup
  • Homeschooling
  • Ruang Keluarga
No Result
View All Result
DeParenting.com
No Result
View All Result
Home Article

Jalan Kaki Rembang-Semarang 5 Hari, Lapor Pencemaran Lingkungan ke Ganjar Pranowo

Deparenting by Deparenting
25 Januari 2021
in Article
11 0
0
Lilik Yuliantoro nekat jalan kaki Rembang-Semarang selama 5 hari untuk lapor pencemaran lingkungan ke Ganjar Pranowo. (DeParenting/ Dok. Humas Prov Jateng)

Lilik Yuliantoro nekat jalan kaki Rembang-Semarang selama 5 hari untuk lapor pencemaran lingkungan ke Ganjar Pranowo. (DeParenting/ Dok. Humas Prov Jateng)

1
SHARES
105
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

DeParenting – Seorang pegiat lingkungan asal Blora, Lilik Yuliantoro nekat jalan kaki Rembang-Semarang selama 5 hari untuk lapor pencemaran lingkungan ke Ganjar Pranowo.

Lilik lapor pencemaran lingkungan ke Ganjar Pranowo karena kondisi pencemaran lingkungan memprihatinkan.

RekomendasiBaca

Hasil Riset: Skil Teknologi Bagus Akan Miliki Pekerjaan Ideal

WOW! Ini Jumlah Pemuda di Jateng, Terus Nambah Tiap Tahun

31.255 Tenaga Kesehatan Disuntik Vaksin Sinovac di Tahap Pertama

Untuk menyelamatkan alam, Lilik rela berjalan 5 hari dan lapor pencemaran lingkungan ke Ganjar Pranowo.

Berangkat dari Rembang pada Rabu 20 januari 2021, Lilik yang berusia 30 tahun tiba di Kantor Pemprov Jateng pada Senin 25 Januari 2021.

Ia tampak lelah dan wajahnya gosong karena terbakar matahari. Membawa bendera merah putih dan mengalungkan tulisan ‘Aksi Jalan Kaki Rembang-Jakarta, Tolak Puluhan Ribu Ton Limbah B3 Rembang-Jawa Tengah’, Lilik langsung memijat kakinya saat tiba di kantor Ganjar.

“Ini aksi saya sebagai kepedulian pada warga Rembang yang terdampak limbah B3. Limbah itu didatangkan dari luar rembang dan sangat berbahaya serta mengganggu masyarakat,” kata Lilik.

Lilik mengatakan sudah mengunjungi lokasi pembuangan limbah itu, tepatnya di Desa Jatisari Kecamatan Sluke Rembang. Di lokasi itu, bau busuk langsung tercium dan sejumlah tanaman milik petani mati akibat adanya limbah tersebut.

“Peristiwa itu sudah terjadi sejak April 2020 lalu, tapi sampai sekarang belum ada tindakan. Maka saya melakukan aksi ini untuk membantu masyarakat Rembang dan meminta agar segera diselesaikan,” ucapnya.

Lilik mengatakan ingin bertemu Ganjar untuk menyampaikan aspirasinya itu. Ia meminta Ganjar mengusut tuntas kasus pencemaran lingkungan di Rembang karena sangat mengganggu dan berbahaya.

“Saya juga ingin ke Kapolda dan Kajati untuk menyampaikan tuntutan yang sama. Kalau pak Gubernur tidak merespon, saya akan jalan kaki sampai ke Jakarta untuk bertemu Presiden,” ucapnya.

Salah satu warga Rembang yang mengawal Lilik melaksanakan aksinya, Boma,45, mengatakan, sebanyak 27.000 ton limbah yang dibuang di beberapa titik di Rembang. Saat ini, kondisinya mengkhawatirkan, karena selain bau tidak sedap, juga sudah merusak tanaman warga.

Baca juga:  Bagiku Keluargaku, Bagimu Keluargamu

“Sejak April 2020 dibuang limbah-limbah itu. Limbah jenisnya B3, bentuknya seperti tanah liat. Dampaknya itu bau, terus tanaman warga seperti bawang merah dan cengkeh pada mati,” jelasnya.

Pihaknya mengatakan sudah melaporkan kejadian itu pada Pemkab Rembang. Bahkan, sudah ada yang melaporkannya pada kepolisian dan DPRD. Tapi sampai sekarang belum ada tindak lanjut.

“Untuk itu hari ini kami ingin bertemu pak Ganjar untuk menyampaikan persoalan ini, dan harapannya segera dapat solusi,” ucap Ketua Forum Masyarakat Peduli Lingkungan Hidup Rembang ini.

Sementara itu, Ganjar yang menemui Lilik dan beberapa warga Rembang itu mengatakan sudah menerima laporan terkait pencemaran limbah itu. Bahkan, pihaknya sudah memerintahkan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Jateng melakukan pengecekan ke lokasi.

“Ini lho videonya, sudah kami tindak lanjuti. Petugas sudah langsung ke lokasi untuk mengecek kondisinya,” kata Ganjar kepada Lilik dan beberapa warga lain.

Ganjar meminta Lilik mengurungkan niatnya berjalan sampai Jakarta. Sebab, permasalahan itu akan ditangani oleh pihaknya dan dinas terkait.

“Nggak usah sampai Jakarta, nanti biar kami yang menangani. Tapi kalau njenengan nekat, ya monggo,” pintanya.

Ganjar sendiri mengatakan mengenal Lilik karena sebelumnya ia pernah jalan kaki beberapa kali menemuinya. Lilik tercatat pernah jalan kaki Blora-Semarang untuk menemui Ganjar terkait permintaan pembangunan stadion di Blora.

“Dia sudah jalan beberapa kali, sebenarnya dulu dia juga pernah dan saya kenal dekat dengan dia. Sebenarnya dia kontak saya saja sudah cukup, karena kita sudah tahu dan mengikuti kasus ini (pencemaran di Rembang),” kata Ganjar.

Ganjar mengatakan bahwa kasus ini sudah ditangani pihak kepolisian. Ia meminta masyarakat percaya dengan penanganan dari pihak berwajib itu.

“Sekarang sudah ditangani kepolisian, percaya saja sama kepolisian. Dan tadi saya dilapori, bahwa lokasi pembuangan limbah itu sudah dipolice line,” pungkasnya.

Demikian cara Lilik menyelamatkan alam. Ia nekat jalan kaki Rembang-Semarang selama 5 hari untuk lapor pencemaran lingkungan ke Ganjar Pranowo.

 

Tags: alamlingkunganpencemaranRembang
Previous Post

Siap-Siap! Mahasiswa Kedokteran dan Dokter Koas di Jateng Divaksin Tanggal Ini

Next Post

Mantab! 130 Anggota DPRD dari PKS Jateng Sumbangkan Gaji Bagi Korban Bencana

Deparenting

Deparenting

Related Posts

Ilustrasi ternak itik dan ayam masyarakat. (DeParenting/agricenter.jogjaprov.go.id)
Lifestyle

Unik! LAZISNU Rembang Bagikan Itik Pada Kaum Duafa

18 Januari 2021
Next Post
Ketua Fraksi PKS DPRD Jateng, Arifin Mustofa.

Mantab! 130 Anggota DPRD dari PKS Jateng Sumbangkan Gaji Bagi Korban Bencana

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Deparenting
    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.
  • Kata Pengantar
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2021 DeParenting - Berbagi cerita parenting dan home schooling.

No Result
View All Result
  • News
  • Artikel
  • Tips
  • Gaya Hidup
  • Homeschooling
  • Ruang Keluarga

© 2021 DeParenting - Berbagi cerita parenting dan home schooling.

Welcome Back!

Sign In with Facebook
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist