DeParenting.com
  • Login
  • News
  • Artikel
  • Tips
  • Gaya Hidup
  • Homeschooling
  • Ruang Keluarga
No Result
View All Result
  • News
  • Artikel
  • Tips
  • Gaya Hidup
  • Homeschooling
  • Ruang Keluarga
No Result
View All Result
DeParenting.com
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Stres Saat Temani Anak Belajar, Coba Kiat Ini

Jangan buru-buru stres saat menemani anak belajar. Ada banyak manfaat yang akan diperoleh.

Deparenting by Deparenting
1 Oktober 2020
in Lifestyle
17 0
0
ilustrasi. Foto: Pixabay.

ilustrasi. Foto: Pixabay.

19
SHARES
124
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

DeParenting.com – Orang tua tak perlu terburu-buru merasa stres saat menemani anak belajar. Pembelajaran daring ternyata memiliki dampak positif yang besar bagi tumbuh kembang anak dan keharmonisan keluarga.

Namun, untuk mencapai itu, orang tua mesti paham bagaimana peran serta cara melakukannya.

RekomendasiBaca

Hal-Hal yang Mesti Diperhatikan Saat Pasang Kawat Gigi

Di Keluargamu Ada yang Mau Berhenti Merokok, Ternyata Mereka Butuh Dukungan Lho

Perut Bermasalah? Begini Cara Sesuaikan Pola Makan Usai Puasa

Sejauh ini, banyak terdengar keluhan orang tua saat menemani anak belajar. Mereka merasa stres. Bahkan ada yang kewalahan dan jengkel maka tak jarang melakukan tindak kekerasan pada anak. Tingkat stres orang tua pun lebih tinggi.

Padahal jika dilihat dari sudut pandang dokter spesialis anak, pembelajaran jarak jauh memiliki dampak positif. Orangtua menjadi lebih dekat dengan anak dan memahami kejiwaannya. Jadikan waktu bersama anak untuk menjadi pendengar, mengajak anak bermain, bercerita, dan kebersamaan lain.

Artinya, saat di rumah, orangtua memiliki waktu penuh untuk anak-anak, agar anak paham jika aktivitas di luar untuk bekerja.

Bagaimana menyiasati anak yang malas belajar? Dokter spesialis anak RS Columbia Asia Semarang, Lidya Diah Wulandari Sidharta membagikan kiat-kiatnya.

1. Beri kelonggaran jam belajar

Lidya mengingatkan, orangtua mestinya menyadari jika terkadang belajar membosankan. Tak selamanya belajar itu menyenangkan. Untuk itu, tidak ada salahnya jika sekali-sekali anak diberi kelonggaran dalam belajar.

“Tidak perlu dipaksa karena anak bisa stres. Apalagi sampai melakukan kekerasan pada anak,’’ katanya.

2. Luwes dekati anak

Orang tua mesti sudah hafal bagaimana karakter anak-anaknya. Maka Teknik pendekatan untuk mengajak anak belajar juga berbeda-beda pula. Bisa dengan bermain dulu misalnya. Yang jelas, hal ini akan menentukan kelancaran proses pembelajaran.

3. Orang tua boleh ‘’me time’’ dulu

Orang tua yang sudah disibukkan dengan pekerjaan dan ditambahi beban untuk mengajar memang menambah tingkat stres. Apalagi jika itu dilakukan tiap hari. Ditambah menghadapi tipikal anak yang membangkang. Maka ‘’me time’’ bisa menjadi strategi untuk menenangkan diri. Sebelum keesokan harinya menemani anak kembali seperti biasanya.

Baca juga:  Terkadang Seperti Itulah Jalannya Rezeki

‘’Jika orangtua bosan, boleh bepergian tapi tetap dengan protokol kesehatan yang ketat. Tapi, untuk anak kurang dari dua tahun, sebaiknya jangan dibawa ke mana-mana,” ujarnya.

4. Call a friend

Diakui, sejumlah orangtua merasa kewalahan. Apalagi, jika kedua orangtua bekerja, sehingga waktu untuk menemani anaknya hanya pada malam hari. Dalam hal ini, mereka bisa meminta keringanan dari pihak sekolah, untuk bisa mengirimkan tugas pada malam hari, atau keesokan harinya.

“Ibu perlu ektra keras menjadi guru, namun tetap menjadi ibu, dan tetap mendampingi. Kalau orangtuanya pulang malam terus, tidak bisa mendampingi, terpaksa ‘call a friend’, minta tolong orang lain untuk membantu anak-anak, tapi jangan diserahkan seluruhnya. Jika merasa stres karena terbebani, konsultasikan kepada psikiater, orang terdekat, atau kepada tokoh agama,” jelasnya

Menurutnya, saat ini pembelajaran daring masih menjadi yang terbaik, untuk mencegah penyebaran Covid-19. Namun, memang dibutuhkan kerja sama yang baik antara orangtua dan guru, termasuk kurikulum yang disesuaikan dengan kondisi sekarang.

Hal senada juga disampaikan Ketua TP PKK Jateng Atikoh Ganjar Pranowo. Menurutnya, anak adalah amanah, titipan dari Tuhan. Berterimakasihlah atas kepercayaan yang diberikan Tuhan, sehingga, jangan lakukan kekerasan atau tindak intimidatif pada anak.

Dia mengatakan, pembelajaran jarak jauh hendaknya benar-benar dimanfaatkan orang tua untuk lebih dekat dengan anaknya. Namun, perlu diperhatikan, saat pulang ke rumah, orangtua harus membersihkan diri sesuai protokol kesehatan, sehingga tidak menjadi pembawa virus.

“Kualitas waktu belajarnya bisa lebih diperhatikan. Jangan lakukan KDRT (kekerasan dalam rumah tangga), karena kita lagi diuji kesabarannya. Cara paling gampang dan efektif, perbanyak doa. Allah tidak akan memberi ujian yang melampaui kemampuan umatnya,” kata Atikoh.

Tags: Belajar Daringme timeorang tua stresStresstres ibu rumah tanggastres temani anak belajartips anak bandel
Previous Post

Beasiswa LPDP Dibuka 6 Oktober, Cek Persyaratannya

Next Post

Orang Tua, Guru Dadakan yang Galak

Deparenting

Deparenting

Related Posts

Webinar ‘’Positive Parenting’’ menekan stres temani anak sekolah daring. (DeParenting/Istimewa)
Lifestyle

Stres Temani Anak Sekolah Daring ya Bun? Simak Penjelasan Psikolog USM Ini

19 Februari 2021
Ilustrasi sekolah tatap muka. (DeParenting)
News

Gelar Pendidikan Tatap Muka Awal 2021, Sekolah Wajib Minta Restu Wali Murid

23 November 2020
Anggota Komisi X DPR RI, AS Sukawijaya.
News

Ayah-Bunda, Pilih Sekolah Daring Atau Tatap Muka Nih?

12 November 2020
Olla Ramlan. Foto: instagram ollaramlanaufar.
Lifestyle

Bosan di Rumah, Aktris Olla Ramlan Bangun Tim e-Sports

28 Oktober 2020
Ilustrasi. Foto: Pixabay.
Article

Fenomena Lazy Parents

5 Oktober 2020
Ilustrasi. Foto: IG daddyhomeschools.
News

Orang Tua, Guru Dadakan yang Galak

2 Oktober 2020
Next Post
Ilustrasi. Foto: IG daddyhomeschools.

Orang Tua, Guru Dadakan yang Galak

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top Stories

Anggota DPR RI Abdul Wachid. Foto: dpr.go.id

Anggota DPR RI Minta Tes PCR Per Tiga Hari Bagi Pekerja

17 Juni 2021
Anggota Komisi X DPR RI, Yoyok Sukawi. (DeParenting/Instagram @yoyok_sukawi).

Anggota DPR RI Minta Batalkan Rencana PPN Sektor Pendidikan

17 Juni 2021
Anggota DPRD Jateng, Yudi Indras Wiendarto. (DeParenting/Dok. Pribadi)

Cerita Lucu Anggota DPRD Jateng Kena Semprot Guru BK SMAN 5 Semarang

15 Juni 2021

News & More

Kategori

  • Review Sekolah
  • Artikel
  • Tips
  • Lifestyle
  • Homeschooling
  • Hubungi Kami

About Us

Deparenting.com hadir dan ingin berbagi mengenai tips mendidik anak, mengasuh, membesarkan dan membentuk karakter anak. Lantaran sikap anak-anak yang seringkali bandel dan butuh cara menasehati agar nurut. Tak hanya itu, parenting bersifat menyeluruh hingga membentuk pribadi yang arif dan bijak dalam menyikapi persoalan.

Connect on Social

© 2020 DeParenting

No Result
View All Result
  • News
  • Artikel
  • Tips
  • Gaya Hidup
  • Homeschooling
  • Ruang Keluarga

© 2020 DeParenting - Berbagi cerita parenting dan home schooling.

Welcome Back!

Sign In with Facebook
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Posting....