DeParenting – Di masa pandemi, mau tak mau pendidikan sekolah dilakukan secara daring. Namun kenyataanya, banyak yang stres temani anak sekolah daring.
Keluhan stres temani anak sekolah daring itu kebanyakan datang dari ibu-ibu. Maklum, ibu lebih banyak berinteraksi dengan anak jika dibandingkan dengan ayah.
Apalagi jika si ibu juga seorang wanita karier, maka stres temani anak sekolah daring semakin berlipat. Sudah capek memikirkan pekerjaan, saat di rumah harus ikut menemani anak belajar. Belum lagi jika mata materi pelajarannya juga sulit.
Eits, tapi tunggu dulu. Ternyata di balik stres temani anak sekolah daring ada banyak sisi positifnya. Hal itulah yang disampaikan oleh psikolog Universitas Semarang (USM).
Pandemi Covid 19 memberikan dampak dalam beberapa bidang kehidupan, salah satunya dalam bidang pendidikan dimana seluruh sekolah melakukan pembelajaran jarak jauh secara daring. Sistem sekolah daring akan melindungi kesehatan anak, karena mengurangi interaksi dengan orang lain.
Namun, hal itu kenyataanya berdampak pada aktivitas keseharian anak dan orang tua. “Dampak yang ditimbulkan oleh orang tua dan anak dalam sisi positifnya interaksi orang tua dan anak meningkat, attachment atau kelekatan menguat, orang tua jadi tahu dan paham kondisi anak saat belajar,” kata Dosen Fakultas Psikologi USM Feti Pratiwi, S.Psi M.Psi psikolog, pada webinar Webinar Positive Parenting yang diselenggarakan Fakultas Psikologi (USM) dengan Dharma Wanita Persatuan Fakultas Ushuluddin dan Humaniora UIN Walisongo Semarang.
Namun, ada juga sisi negatifnya. Hubungan orang tua dan anak kurang harmonis. Sering terjadi kekerasan dalam pengasuhan, orang tua merasa stres, anak merasa lelah dan bosan selama masa adaptasi kebiasaan baru pandemi Covid 19.
Lantaran anak lebih banyak beraktifitas di rumah, jelas bahwa peran orang tua sangatlah besar dalam pengasuhan dan pendidikan anak.
Menurutnya, orang tua perlu menjaga agar kondisi fisik dan psikologis tetap sehat. Secara fisik, orang tua diharapkan memberikan asupan makanan yang cukup dan bergizi agar anak tetap sehat dan juga menyediakan media belajar yang menunjang kegiatan pembelajaran.
Sedangkan secara psikologis, diharapkan orang tua menerapkan positive parenting (pengasuhan yang positif) agar anak-anak tetap merasa nyaman beraktivitas di rumah selama masa adaptasi kebiasaan baru ini.
Nah, bagi para orang tua penerapan positive parenting begitu penting agar tak lagi stres temani anak sekolah daring.








Tinggalkan Balasan