DeParenting.com
  • Login
  • News
  • Article
  • Interview
  • Lifestyle
  • Homeschooling
  • Video
No Result
View All Result
  • News
  • Article
  • Interview
  • Lifestyle
  • Homeschooling
  • Video
No Result
View All Result
DeParenting.com
No Result
View All Result
Home Article

Sumpah Pemuda dan Bendera Merah Putih Jahitan Eks Napi Teroris

Beragam peringatan dilakukan pada hari Sumpah Pemuda. Termasuk, yang dilakukan eks napi teroris mantan pengikut Noordin M Top.

Deparenting by Deparenting
28 Oktober 2020
in Article
26 8
0
Mantan napiter Sri Puji Mulyo Siswanto yang pernah menyembunyikan teroris Noordin M Top, memberi bendera merah putih  yang ia jahit sendiri sebagai kado ulang tahun ke 52 kepada Gubernur Jateng Ganjar Pranowo di Grhadika Bhakti Praja Kantor Gubernuran, Rabu (28/10).

Mantan napiter Sri Puji Mulyo Siswanto yang pernah menyembunyikan teroris Noordin M Top, memberi bendera merah putih yang ia jahit sendiri sebagai kado ulang tahun ke 52 kepada Gubernur Jateng Ganjar Pranowo di Grhadika Bhakti Praja Kantor Gubernuran, Rabu (28/10).

7
SHARES
177
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

DeParenting.com – Seorang pria berkopiah batik menghadang kedatangan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, sesaat sebelum mengikuti upacara Hari Sumpah Pemuda di Gradhika Bhakti Praja, Rabu (28/10). Membawa sebuah kardus berwarna emas dan berpita merah putih, pria berpecis itu langsung mendekati Ganjar dan menyerahkan bingkisan yang dibawanya.

“Selamat ulang tahun pak, ini kado dari kami teman-teman eks Napi Terorisme yang ada di Yayasan Persadani, sebagai bukti bahwa kami telah kembali ke pangkuan ibu pertiwi,” kata pria tersebut saat menemui Ganjar.

RekomendasiBaca

Difabel dan Eks Napiter Ikuti Upacara Sumpah Pemuda

Wisata Karimunjawa Dibuka 16 Oktober, Ini Link Registrasi Onlinenya

Sekolah Virtual Jateng, Pakar: Ini Terobosan Luar Biasa

Ternyata, pria berkopiah batik itu adalah Sri Puji Mulyo Siswanto, eks Napiter yang ditangkap dan dipenjara selama enam taun usai menyembunyikan Noordin M Top dan Dr Azhari, otak sejumlah serangan terorisme di Indonesia. Selain itu, Sri Puji juga pernah dipenjara karena terlibat pelatihan terorisme di Aceh.

Sri Puji sengaja datang menemui Ganjar untuk memberikan kado istimewa itu. Ia tahu, bahwa orang nomor satu di Jawa Tengah itu genap berusia 52 tahun.

“Kamu to mas, gimana sehat kan? Teman-teman juga semuanya sehat? Ini apa? Coba saya buka ya,” ucap Ganjar sambil membuka isi kardus itu.

Ketika dibuka, ternyata kado yang didapat Ganjar dari mantan anak buah Noordin M Top itu adalah Bendera Merah Putih. Ganjar pun langsung tersenyum, menepuk-nepuk pundak Sri Puji dan mengucapkan terimakasih.

“Ini bendera kami jahit sendiri pak, sebagai simbol bahwa kami eks Napiter telah menyatakan kembali pada NKRI,” terang Sri Puji.

Ganjar kemudian mengajak ngobrol Sri Puji. Kepadanya, Ganjar menanyakan kisah selama tersesat dalam jaringan terorisme sampai kembali sadar, dan meminta masukan agar masyarakat lain tidak terjerumus dalam jurang yang sama.

“Surprise sekali saya mendapat kado ini. Menarik ya, karena kita menemukan saudara-saudara kita yang pernah tersesat dan mereka kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi. Hari ini, mereka sudah melakukan aktivitas untuk berbagi pengalaman, cerita bagaimana nilai-nilai kemanusiaan, kebangsaan penting untuk dijaga,” kata Ganjar.

Ganjar juga menyampaikan pesan dari para eks Napiter ini pada masyarakat agar selalu hati-hati. Apabila ada orang yang mengajak untuk merusak dan memecah belah, maka harus dicek dahulu kebenarannya.

“Kami bangga banyak anak bangsa yang kembali sadar. Kami harapkan mereka menjadi jurubicara untuk mengkampanyekan bagaimana berbangsa, bernegara dan berpancasila. Kami juga akan mendampingi, akan kami bantu agar mereka bisa kembali bermasyarakat dan melakukan usaha,” pungkasnya.

Sri Puji sendiri mengatakan sengaja memberikan kado Bendera Merah Putih saat hari ulang tahun Ganjar. Bendera berukuran 40×60 cm itu dijahit sendiri oleh para eks Napiter di Yayasan Persadani.

“Kami ingin memberikan sesuatu pada Pak Ganjar di hari bahagia ini. ami ingin memberikan simbol pada pak Ganjar selaku bapak kami di Jawa Tengah, bahwa ini lho ada warga bapak yang dulunya ‘nakal’ sekarang sudah kembali ke NKRI. Kami ingin memberikan kontribusi pada negara khususnya Pemprov Jateng untuk bisa bersinergi dengan program-program yang ada di Jateng,” tuturnya.

Warga Genuk Kota Semarang ini menerangkan, dirinya terlibat dalam kegiatan terorisme awalnya karena rasa empati melihat saudara-saudara sesama muslim yang dizolimi. Karena emosional yang tidak terkendali, ia lama-lama masuk ke jaringan itu.

“Kami berharap pak Ganjar bisa menjadi teladan bagi pejabat lain untuk bisa merangkul khususnya kami sebagai teman-teman eks Napiter. Karena dengan cara itu akan lebih efektif menyadarkan mereka. Dan saya pesan pada kawan-kawan yang masih menjadi teroris, coba buka ruang diskusi dan dialog, karena dengan itu pasti akan ada solusi,” tutupnya.

 

Tags: Ganjar Pranowonapi terorissumpah pemuda
Previous Post

Lima Hal Menjaga Kesehatan Pesantren

Next Post

Komunitas Kresek Kudus, dari Sampah Bisa Sedekah dan Berikan Beasiswa

Deparenting

Deparenting

Related Posts

Ilustrasi Foto: Legenda tinju Muhammad Ali dan Legenda UFC Khabib Nurmagomedov. Foto: Instagram khabib_nurmagomedov, muhammadali.
Article

Khabib Nurmagomedov Adalah Muhammad Ali Baru

31 Oktober 2020
Faesal Adam. Foto:jatengprov.go.id
Article

Komunitas Kresek Kudus, dari Sampah Bisa Sedekah dan Berikan Beasiswa

28 Oktober 2020
Pendiri dan pengurus yayasan ABITA. Foto: DeParenting.com
Article

Berharap Banyak Pada ABITA, Benteng Baru Pilar Kebangsaan

27 Oktober 2020
Sumpah Pemuda dan Bendera Merah Putih Jahitan Eks Napi Teroris 1
Article

Yuk Jajal Aplikasi “Kelas Jateng” dan “Jateng Pintar” Bikinan BPTIK Jateng

25 Oktober 2020
Ketua DPD Partai Golkar Jawa Tengah, Panggah Susanto pada kegiatan HUT ke-56 di DPD Partai Golkar Jawa Tengah di Semarang, Selasa (20/10/2020) malam.
Article

Golkar dan Upaya Menghilangkan Antipati Politik pada Generasi Muda

21 Oktober 2020
Foto: Iuliia Bondarenko from Pixabay.
Article

7 Mitos Salah Soal Vaksin dan Penjelasan Ilmiahnya

14 Oktober 2020
Next Post
Faesal Adam. Foto:jatengprov.go.id

Komunitas Kresek Kudus, dari Sampah Bisa Sedekah dan Berikan Beasiswa

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top Stories

Ilustrasi. Foto: Cheryl Holt/Pixabay.

Suami Perokok, Jangan Harap Anak Tak Ikut Merokok

31 Oktober 2020
Ilustrasi Foto: Legenda tinju Muhammad Ali dan Legenda UFC Khabib Nurmagomedov. Foto: Instagram khabib_nurmagomedov, muhammadali.

Khabib Nurmagomedov Adalah Muhammad Ali Baru

31 Oktober 2020
Ilustrasi. Beban perempuan di masa pandemi jauh lebih berat. Foto: DeParenting.com

Survei Masa Pandemi, Beban Perempuan Berlipat Lebih Berat

30 Oktober 2020

News & More

Kategori

  • News
  • Article
  • Interview
  • Lifestyle
  • Homeschooling
  • Video
  • Hubungi Kami

About Us

Deparenting.com hadir dan ingin berbagi mengenai tips mendidik anak, mengasuh, membesarkan dan membentuk karakter anak. Lantaran sikap anak-anak yang seringkali bandel dan butuh cara menasehati agar nurut. Tak hanya itu, parenting bersifat menyeluruh hingga membentuk pribadi yang arif dan bijak dalam menyikapi persoalan.

Connect on Social

© 2020 DeParenting

No Result
View All Result
  • News
  • Article
  • Interview
  • Lifestyle
  • Homeschooling
  • Video

© 2020 DeParenting - Berbagi cerita parenting dan home schooling.

Welcome Back!

Sign In with Facebook
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist